Lampung punya kekayaan kuliner yang sering luput dari radar. Jangan pulang sebelum nyobain yang satu ini.
Rasakan nyeruit — tradisi makan bersama ala Lampung dengan ikan bakar, terong, tempoyak, dan sambal super segar. Makannya rame-rame, rasanya nggak bisa lupa.
Alternatif nyeruit yang nggak kalah mantap. Sambalnya kaya rasa, ikannya segar — versi favorit bagi yang ingin pengalaman yang lebih casual.
Ikon kuliner kebanggaan Lampung. Tekstur baksonya yang sangat daging dipadukan kuah kaldu gurih yang tak pernah gagal — antre panjang tapi worth it.
Berbagi budaya dengan Palembang, pempek Lampung punya cuko yang pas dan tekstur kenyal yang memanjakan. Bonus: bisa dibawa pulang dalam bentuk frozen food.
Bila ingin sensasi rasa yang kaya, mampirlah ke sini. Kuah pindang segar yang memadukan gurih, asam, dan jejak rempah khas Sumatera — dijamin bikin melek.
Restoran Padang ikonik Lampung — tempat yang selalu reliable untuk semua selera dan semua generasi. Lauk berlimpah, nasi pulen, dan rasa yang konsisten sejak dulu.
Pahlawan sarapan pagi and penyelamat lapar malam. Nasi uduk sederhana tapi legendaris — ayam goreng kampung, sambal mantap, dan harga yang bersahabat.
Spot snorkeling terbaik Lampung — terumbu karang hidup, ikan nemo, dan air biru jernih yang bikin betah berlama-lama. Destinasi wajib untuk para pencinta laut.
Bertemu gajah sumatera di habitat aslinya — bukan di kebun binatang, tapi di hutan yang sesungguhnya. Pengalaman yang akan dikenang seumur hidup, terutama untuk anak-anak.
Gugusan tebing karang tajam yang mencuat dramatis dari pesisir Kelumbayan — foto di sini terasa seperti di negeri lain. Salah satu spot paling instagrammable di Lampung.
Dijuluki "Raja Ampat-nya Lampung" — perairan bening, gugusan pulau kecil, dan pemandangan yang mematahkan napas. Kalau belum sempat ke Papua, ini dulu.
Cottage di atas laut dengan nuansa Maldives yang sesungguhnya. Berjemur di deck private, snorkeling di depan kamar — liburan impian tanpa harus terbang jauh.
Golden hour dengan citylight Bandar Lampung dan Teluk Lampung sebagai latar. Datang 30 menit sebelum matahari terbenam — bawa kamera, tinggalkan kekhawatiran.
Salah satu titik pandang terpopuler di Bandar Lampung — pemandangan 180° kota dan laut dari atas bukit. Siang hari indah, malam hari lebih memukau lagi.
Spot foto estetik dengan jembatan kaca dan panorama hamparan langit terbuka yang jadi favorit generasi muda Lampung. Cocok untuk konten yang Instagrammable.
Jendela menuju budaya lokal — koleksi keris, kain tapis, dan peninggalan adat Ruwa Jurai yang kaya. Satu jam di sini cukup untuk memahami jiwa Lampung.
Tugu peringatan letusan dahsyat 1883 di Taman Dipangga — mengingatkan betapa kuatnya alam yang membentuk Lampung seperti sekarang. Singkat tapi berkesan.
Ikon kota Bandar Lampung — masjid terbesar dengan menara yang menjulang tinggi dan arsitektur megah yang memukau. Sangat layak dikunjungi di waktu subuh atau magrib.
Mengapung di atas laut lepas di kawasan Pantai Sari Ringgung. Sholat dengan deburan ombak di sekelilingmu — pengalaman spiritual yang benar-benar tak terlupakan.
Lampung punya café scene yang berkembang pesat — dari roastery serius sampai garden café yang estetik.
Siap membantu kelancaran acara Anda